Kejujuran adalah komponen penting dalam menjalani hubungan.
Setiap orang tentu ingin hidup bahagia termasuk dalam urusan percintaan. Namun beberapa dari mereka tidak bahagia akan hubungan asmaranya karena sering bertengkar atau alasan lain yang berujung perpisahan.
Meski
demikian, banyak pasangan yang bahagia dengan kehidupan percintaannya karena
selalu berusaha mengendalikan keadaan.
Memulai
sebuah hubungan yang penuh keterbukaan, sangat penting untuk benar-benar
memahami apa yang sebenarnya yang dimaksud dengan hubungan yang terbuka.
Hubungan yang terbuka adalah semacam hubungan interpersonal di mana
masing-masing individu saling menghargai kebersamaan hidup dengan membentuk
hubungan yang saling pengertian dan timbal balik.
Mereka
berusaha memberikan yang terbaik satu sama lain dengan
menghindari hal-hal yang menimbulkan pertengkaran.
Berikut beberapa
tips yang mungkin bisa Anda praktikkan dalam hubungan asmara untuk memulai
hubungan yang terbuka dengan pasangan :
1. Tidak Bermain Smartphone Saat Berdua
Pasangan
yang memiliki hubungan asmara harmonis dan langgeng biasanya tidak bermain
smartphone atau gadget lainnya saat sedang berdua. Terkecuali kalau memang
ingin memainkan smartphone bersama-sama. Ketika sedang kencan, mereka akan
berusaha menghabiskan waktu untuk berbincang-bincang, mengenal lebih dekat,
melakukan aktivitas yang menyenangkan, atau hanya sekadar menonton televisi
berdua.
Ketika
Anda terlalu sering bermain smartphone saat sedang kencan maka bisa membuat
pasangan merasa diabaikan. Boleh sesekali mengecek handphone tapi tidak
menghabiskan waktu untuk memainkannya saat bersama pasangan.
2. Tidak Menyembunyikan Perasaan
Ini juga
bisa menyebabkan hubungan asmara Anda retak. Beberapa wanita maupun pria
mungkin seringkali menyembunyikan perasaannya saat merasa kesal atau tidak
setuju dengan pendapat pasangan. Bila terus disembunyikan, pasangan tidak bisa
belajar mana yang salah dan benar. Ke depannya hubungan tentu menjadi tidak
sehat. Oleh sebab itu, Anda dan kekasih sebaiknya berusaha untuk selalu jujur.
Jika ada perbedaan pendapat atau sesuatu yang membuat hati tidak nyaman
sebaiknya dikompromikan.
3. Jangan Terlalu Malas
Malas
menjadi kebiasaan buruk yang dimiliki setiap orang. Hal ini bisa memicu
retaknya hubungan asmara terutama bila pasangan memiliki kepribadian yang
sangat berlawanan. Tak sedikit pasangan merasa bosan dengan aktivitas kencan
yang selalu sama, misalnya hanya menonton televisi di rumah atau melakukan
kegiatan lain hanya di rumah karena terlalu malas pergi keluar. Ini bisa
membuat Anda dan pasangan bertengkar.
Coba
hargai pasangan karena dia pasti memiliki keinginan lain saat berkencan.
Berusaha saling mengerti kesenangan masing-masing agar hubungan ke depan bisa
berjalan lebih sehat dan harmonis.
4. Jangan Pelit
Uang
menjadi hal yang sensitif termasuk dalam hubungan percintaan. Beberapa pasangan
putus karena salah satunya terlalu pelit. Ketika menjalin hubungan berdua maka
Anda juga disarankan agar tak mementingkan diri sendiri. Jangan terlalu pelit
dengan pasangan hanya karena merasa dia seorang pria. Tunjukkan kalau Anda juga
ingin saling berbagi termasuk dalam soal yang terkait dengan uang.
5. Jangan Sombong
Menjadi
sombong bukan hanya tak disukai teman atau rekan di lingkungan kerja maupun
sosial Anda tapi juga pasangan. Mungkin Anda memang bagus dalam karier dan
penghasilan. Namun seharusnya tidak membuat Anda terlalu tinggi hati. Hal ini
terkadang tanpa sadar bisa menyakiti pasangan yang berujung pertengkaran hingga
perpisahan.
6. Jangan Sering Komplain
Sering
komplain bisa menjadi masalah serius dalam jalinan asmara Anda. Terlalu sering
komplain bisa membuat pasangan tersakiti. Ketika Anda selalu mengkritik
pasangan akan penampilan maupun kebiasaan-kebiasaannya berarti Anda tidak bisa
menerima dia apa adanya. Ini yang perlu diperbaiki. Komplain akan suatu hal
boleh saja tapi jangan berlebihan. Coba saling mengerti satu sama lain untuk
menciptakan hubungan harmonis.
Komentar-komentar
tajam yang Anda berikan hanya akan membuat dia enggan bercerita lebih lanjut,
karena terkesan menghakimi. Batasi kritikan tersebut pada persoalan yang sangat
krusial saja. Cari kata-kata yang lebih halus dan tidak memojokkan saat Anda
ingin menanyakan sesuatu yang sensitif, atau menegur tindakannya yang tidak
Anda sukai.
7. Mengkhawatirkan Masa Depan
Berbicara
tentang masa depan Anda dan pasangan boleh saja asalkan tidak berlebihan.
Beberapa wanita sering mengkhawatirkan masa depan mereka hingga uring-uringan
dengan pasangan. Ini bisa membuat si dia merasa 'gerah' dan berujung
pertengkaran.
8. Memutuskan apa yang Anda ingin ketahui
Kekasih
Anda mungkin ingin menutupi sesuatu rahasia untuk menjaga perasaan Anda.
Seperti misalnya, jika Anda bertanya mengenai bagaimana respon keluarga kekasih
terhadap Anda? Apabila dia tidak menjawab artinya mungkin lebih baik Anda tidak
mengetahuinya.
9. Yakinkan kekasih bahwa dirinya sangat penting bagi kehidupan
Anda
Pilihlah
waktu yang tepat untuk berbicara tentang kegiatan Anda dan dirinya. Saling
berbagi dalam kehidupan masing-masing sangat penting untuk dilakukan oleh
setiap pasangan agar tidak timbul kecurigaan. Pertahankan kontak mata
dengannya. Jangan memotong pembicaraannya dan biarkan ia tahu bahwa sesibuk
apapun, Anda tetapi tetap memiliki waktu untuk memperhatikannya.
10. Fokus terhadap dirinya
Anda
mungkin memiliki banyak waktu untuk saling memberikan masukan. Jika kekasih
Anda kecewa mengenai apa yang Anda sarankan, sebaiknya tenangkan dan berikan
penjelasan padanya.
11. Sering melakukan diskusi terbuka
Hubungan
yang penuh keterbukaan tidak akan bisa terwujud tanpa didasari adanya keinginan
untuk berdiskusi antara satu sama lain. Ada banyak hal yang bisa Anda bahas
dengan pasangan. Tidak hanya tentang masalah serius saja, tetapi juga hal-hal
sepele yang terjadi pada diri Anda sehari-hari.
12. Kesepakatan bersama
Keterbukaan
dapat terlaksana dengan baik, jika Anda dan pasangan sama-sama sepakat untuk
melakukannya. Hal itu harus lah disepakati oleh kedua belah pihak dan tidak ada
yang boleh bersikap egois atau menang sendiri.
13. Menetapkan batasan
Keterbukaan
bukan berarti Anda harus mengatakan semua hal pada kekasih Anda. Anda tentu
masih memiliki privasi yang bisa Anda simpan sendiri. Namun, jangan berpikir
untuk menyimpan terlalu banyak privasi karena itu akan memupuskan kepercayaan
pasangan terhadap Anda. Untuk itu, berdiskusilah dengan pasangan dan tentu kan
batasan yang bisa kalian patuhi bersama.
14. Jujur
Sikap
jujur menjadi landasan paling dasar dalam memulai hubungan yang terbuka. Tanpa
itu, jangan pernah hubungan Anda dapat berjalan mulus dan langgeng. Kejujuran menghindarkan
Anda dan pasangan dari konflik dan kesalahpahaman.
15. Komitmen
Komitmen
adalah faktor paling penting yang dijumpai dalam setiap hubungan. Suatu
hubungan yang terbuka juga menuntut beberapa komitmen dari kedua pihak, dan
mereka harus menghormati komitmen yang telah disetujui oleh satu sama lain.
Hubungan yang penuh dengan keterbukaan dapat menjadi pondasi kuat
untuk mewujudkan sebuah hubungan yang langgeng.
Agar si
dia menyenangi saat-saat mengobrol dengan Anda, sebaiknya berikan respon
positif pada apa yang ia katakan. Jika
meresponnya dengan emosi, maka ia seketika akan menjadi sosok yang
tertutup untuk Anda.
Dan jika
Anda menemukan suatu kebohongan pada kekasih Anda lebih baik langsung berbicara
padanya.
Menunda
masalah tersebut, akan berdampak semakin buruk untuk kelangsungan hubungan Anda
dan kekasih. Jika Anda sudah tidak dapat menangani kebohongannya lagi, lebih
baik cari teman terdekat yang dapat membantu untuk menyelesaikannya.
Menerima dan memahami apa yang dia katakan akan membuatnya merasa
bebas untuk mencurahkan hati, terutama kepada Anda.
Semoga
selalu dalam Ridho Allah SWT . Aamiin .
*Bee
A_ka*
Keren kakak
BalasHapus