Senin, 21 Maret 2016

”Ini caraku mencintaimu jangan samakan dengan yang lain”


Jangan samakan aku dengan dia. Dia adalah dia dan aku adalah aku. Sebab dia tak bisa menjadi sepertiku dan aku juga tak bisa menjadi seperti dia.

Jangan samakan aku dengan mereka. Mereka adalah mereka dan aku adalah aku. Sebab mereka tak bisa menjadi sepertiku dan aku juga  tak bisa menjadi seperti mereka.

Jangan bandingkan aku dengan siapapun. Sebab aku diciptakan Allah hanya aku saja. Tidak ada yang sama sepertiku. Mirip boleh tapi tetaplah tidak sama.

Jangan perlakukan aku sama seperti kau memperlakukan mereka. Sebab aku unik, sebab aku berbeda. Maka perlakukanlah aku dengan cara yang berbeda pula.

Jangan benci aku karena kau membenci orang lain. Sebab apa yang kulakukan tidaklah sama seperti yang mereka lakukan. Sebab aku bukanlah mereka.

Jangan mencintai aku sama seperti kamu mencintai orang lain. Sebab cinta itu berasal dari satu hati. Sebab hati itu cuman satu adanya. Maka itu cintailah aku seorang diri sama seperti kumencintaimu seorang.

Jangan tinggalkan aku seperti kau tinggalkan mereka karena bencinya kamu terhadap mereka.
Saat kau disakiti dan dizhalimi mereka, janganlah lantas kau juga meninggalkan aku. Sebab kutak tahu apa-apa. Sebab kupasti akan menghiburmu dan membuatmu tersenyum manis kembali. 
Sebab kupasti akan mengarahkanmu untuk sabar dan berserah diri. Bukankah itu lebih baik dari pada kebencian dibalas dengan kebencian? Bukankah sabar itu lebih baik dari pada kezhaliman dibalas dengan kezhaliman?

Benar kau pintar, kau baik, kau bijak, dan kau dewasa. Tapi kau kan masih manusia yang bisa saja salah dan jadi tak bijak. Maka itu datanglah padaku karena Insyaalah aku akan mengembalikanmu untuk kembali bijak. Maka itu…. 

Jangan samakan aku dengan mereka.

Aku tau mungkin kau tak suka dengan sikapku yang selalu menuntut. Aku tau kamu tak suka dengan keegoisanku, tapi perlu kamu tau itu semua aku lakukan karena aku sayang kamu atau bahkan terlalu sayang.

Sayang, aku tau dulu sebelum bersamaku kamu bebas, bebas untuk keluar kemana saja dan dengan siapa saja, tapi sekarang ingat ada aku disini aku ingin diperhatikan layaknya seorang pacar.
Apa aku salah jika aku terlalu banyak menuntut, aku hanya ingin kejelasan walaupun hubungan kita sudah cukup jelas dengan pacaran.

Sayang, mungkin aku tak sepandai mantanmu mungkin aku tak secantik dia tapi aku ingin lebih baik dari dia, yah dia yang meninggalkanmu. Maaf jika aku terlalu membatasi gerak gerikmu, memintamu untuk terus bersamaku, bukannya posesif tapi aku hanya ingin kamu lebih mengerti inilah aku. Tak peduli orang berkata apa, tak peduli mereka membencimu atau bahkan mereka musuhmu, aku di sini akan selalu sayang kamu.

Sayang, aku tau saat kamu ingin bersama teman- temanmu, aku tau saat kamu bilang waktumu bukan hanya untukku, tapi apa aku salah jika aku ingin sedikit saja memintamu meluangkan waktu untukku. Taukah kamu aku tak berguna tanpa kabarmu, apalagi semenjak sakit itu. Aku merasa aku bukan orang yang pantas untuk di cintai.


Jika caraku ini salah maafkan aku, tapi aku tidak akan pernah salah untuk mencintaimu. 

*Bee A_ka*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar