Jumat, 11 Maret 2016

Insyaallah bisa membuat langgeng dalam suatu hubungan


Kejujuran adalah komponen penting dalam menjalani hubungan. 
Setiap orang tentu ingin hidup bahagia termasuk dalam urusan percintaan. Namun beberapa dari mereka tidak bahagia akan hubungan asmaranya karena sering bertengkar atau alasan lain yang berujung perpisahan.
Meski demikian, banyak pasangan yang bahagia dengan kehidupan percintaannya karena selalu berusaha mengendalikan keadaan. 

Memulai sebuah hubungan yang penuh keterbukaan, sangat penting untuk benar-benar memahami apa yang sebenarnya yang dimaksud dengan hubungan yang terbuka. Hubungan yang terbuka adalah semacam hubungan interpersonal di mana masing-masing individu saling menghargai kebersamaan hidup dengan membentuk hubungan yang saling pengertian dan timbal balik.

Mereka berusaha memberikan yang terbaik satu sama lain dengan menghindari hal-hal yang menimbulkan pertengkaran. 

Berikut beberapa tips yang mungkin bisa Anda praktikkan dalam hubungan asmara untuk memulai hubungan yang terbuka dengan pasangan :

1. Tidak Bermain Smartphone Saat Berdua
Pasangan yang memiliki hubungan asmara harmonis dan langgeng biasanya tidak bermain smartphone atau gadget lainnya saat sedang berdua. Terkecuali kalau memang ingin memainkan smartphone bersama-sama. Ketika sedang kencan, mereka akan berusaha menghabiskan waktu untuk berbincang-bincang, mengenal lebih dekat, melakukan aktivitas yang menyenangkan, atau hanya sekadar menonton televisi berdua.

Ketika Anda terlalu sering bermain smartphone saat sedang kencan maka bisa membuat pasangan merasa diabaikan. Boleh sesekali mengecek handphone tapi tidak menghabiskan waktu untuk memainkannya saat bersama pasangan.

2. Tidak Menyembunyikan Perasaan
Ini juga bisa menyebabkan hubungan asmara Anda retak. Beberapa wanita maupun pria mungkin seringkali menyembunyikan perasaannya saat merasa kesal atau tidak setuju dengan pendapat pasangan. Bila terus disembunyikan, pasangan tidak bisa belajar mana yang salah dan benar. Ke depannya hubungan tentu menjadi tidak sehat. Oleh sebab itu, Anda dan kekasih sebaiknya berusaha untuk selalu jujur. Jika ada perbedaan pendapat atau sesuatu yang membuat hati tidak nyaman sebaiknya dikompromikan.

3. Jangan Terlalu Malas
Malas menjadi kebiasaan buruk yang dimiliki setiap orang. Hal ini bisa memicu retaknya hubungan asmara terutama bila pasangan memiliki kepribadian yang sangat berlawanan. Tak sedikit pasangan merasa bosan dengan aktivitas kencan yang selalu sama, misalnya hanya menonton televisi di rumah atau melakukan kegiatan lain hanya di rumah karena terlalu malas pergi keluar. Ini bisa membuat Anda dan pasangan bertengkar.

Coba hargai pasangan karena dia pasti memiliki keinginan lain saat berkencan. Berusaha saling mengerti kesenangan masing-masing agar hubungan ke depan bisa berjalan lebih sehat dan harmonis.

4. Jangan Pelit
Uang menjadi hal yang sensitif termasuk dalam hubungan percintaan. Beberapa pasangan putus karena salah satunya terlalu pelit. Ketika menjalin hubungan berdua maka Anda juga disarankan agar tak mementingkan diri sendiri. Jangan terlalu pelit dengan pasangan hanya karena merasa dia seorang pria. Tunjukkan kalau Anda juga ingin saling berbagi termasuk dalam soal yang terkait dengan uang.

5. Jangan Sombong
Menjadi sombong bukan hanya tak disukai teman atau rekan di lingkungan kerja maupun sosial Anda tapi juga pasangan. Mungkin Anda memang bagus dalam karier dan penghasilan. Namun seharusnya tidak membuat Anda terlalu tinggi hati. Hal ini terkadang tanpa sadar bisa menyakiti pasangan yang berujung pertengkaran hingga perpisahan.

6. Jangan Sering Komplain
Sering komplain bisa menjadi masalah serius dalam jalinan asmara Anda. Terlalu sering komplain bisa membuat pasangan tersakiti. Ketika Anda selalu mengkritik pasangan akan penampilan maupun kebiasaan-kebiasaannya berarti Anda tidak bisa menerima dia apa adanya. Ini yang perlu diperbaiki. Komplain akan suatu hal boleh saja tapi jangan berlebihan. Coba saling mengerti satu sama lain untuk menciptakan hubungan harmonis.
Komentar-komentar tajam yang Anda berikan hanya akan membuat dia enggan bercerita lebih lanjut, karena terkesan menghakimi. Batasi kritikan tersebut pada persoalan yang sangat krusial saja. Cari kata-kata yang lebih halus dan tidak memojokkan saat Anda ingin menanyakan sesuatu yang sensitif, atau menegur tindakannya yang tidak Anda sukai.


7. Mengkhawatirkan Masa Depan
Berbicara tentang masa depan Anda dan pasangan boleh saja asalkan tidak berlebihan. Beberapa wanita sering mengkhawatirkan masa depan mereka hingga uring-uringan dengan pasangan. Ini bisa membuat si dia merasa 'gerah' dan berujung pertengkaran.

8. Memutuskan apa yang Anda ingin ketahui
Kekasih Anda mungkin ingin menutupi sesuatu rahasia untuk menjaga perasaan Anda. Seperti misalnya, jika Anda bertanya mengenai bagaimana respon keluarga kekasih terhadap Anda? Apabila dia tidak menjawab artinya mungkin lebih baik Anda tidak mengetahuinya.

9. Yakinkan kekasih bahwa dirinya sangat penting bagi kehidupan Anda
Pilihlah waktu yang tepat untuk berbicara tentang kegiatan Anda dan dirinya. Saling berbagi dalam kehidupan masing-masing sangat penting untuk dilakukan oleh setiap pasangan agar tidak timbul kecurigaan. Pertahankan kontak mata dengannya. Jangan memotong pembicaraannya dan biarkan ia tahu bahwa sesibuk apapun, Anda tetapi tetap memiliki waktu untuk memperhatikannya.

10. Fokus terhadap dirinya
Anda mungkin memiliki banyak waktu untuk saling memberikan masukan. Jika kekasih Anda kecewa mengenai apa yang Anda sarankan, sebaiknya tenangkan dan berikan penjelasan padanya.

11. Sering melakukan diskusi terbuka

Hubungan yang penuh keterbukaan tidak akan bisa terwujud tanpa didasari adanya keinginan untuk berdiskusi antara satu sama lain. Ada banyak hal yang bisa Anda bahas dengan pasangan. Tidak hanya tentang masalah serius saja, tetapi juga hal-hal sepele yang terjadi pada diri Anda sehari-hari.

12. Kesepakatan bersama

Keterbukaan dapat terlaksana dengan baik, jika Anda dan pasangan sama-sama sepakat untuk melakukannya. Hal itu harus lah disepakati oleh kedua belah pihak dan tidak ada yang boleh bersikap egois atau menang sendiri.


13. Menetapkan batasan

Keterbukaan bukan berarti Anda harus mengatakan semua hal pada kekasih Anda. Anda tentu masih memiliki privasi yang bisa Anda simpan sendiri. Namun, jangan berpikir untuk menyimpan terlalu banyak privasi karena itu akan memupuskan kepercayaan pasangan terhadap Anda. Untuk itu, berdiskusilah dengan pasangan dan tentu kan batasan yang bisa kalian patuhi bersama.

14. Jujur

Sikap jujur menjadi landasan paling dasar dalam memulai hubungan yang terbuka. Tanpa itu, jangan pernah hubungan Anda dapat berjalan mulus dan langgeng. Kejujuran menghindarkan Anda dan pasangan dari konflik dan kesalahpahaman.

15. Komitmen

Komitmen adalah faktor paling penting yang dijumpai dalam setiap hubungan. Suatu hubungan yang terbuka juga menuntut beberapa komitmen dari kedua pihak, dan mereka harus menghormati komitmen yang telah disetujui oleh satu sama lain.

Hubungan yang penuh dengan keterbukaan dapat menjadi pondasi kuat untuk mewujudkan sebuah hubungan yang langgeng.

Agar si dia menyenangi saat-saat mengobrol dengan Anda, sebaiknya berikan respon positif pada apa yang ia katakan. Jika  meresponnya dengan emosi, maka ia seketika akan menjadi sosok yang tertutup untuk Anda.

Dan jika Anda menemukan suatu kebohongan pada kekasih Anda lebih baik langsung berbicara padanya.
Menunda masalah tersebut, akan berdampak semakin buruk untuk kelangsungan hubungan Anda dan kekasih. Jika Anda sudah tidak dapat menangani kebohongannya lagi, lebih baik cari teman terdekat yang dapat membantu untuk menyelesaikannya.

Menerima dan memahami apa yang dia katakan akan membuatnya merasa bebas untuk mencurahkan hati, terutama kepada Anda.

Semoga selalu dalam Ridho Allah SWT . Aamiin . 

*Bee A_ka*

1 komentar: