Menurut sang direktur Wolfsburg, catatan gol luar biasa yang ditorehkan Ronaldo membuatnya tidak layak disebut sebagai pemain egois.
Direktur olahraga Wolfsburg Klaus Allofs menganggap Cristiano Ronaldo sebagai pemain yang lebih individualistis ketimbang Lionel Messi. Namun diakuinya, sikap mementingkan diri sendiri Ronaldo itu justru menguntungkan timnya, Real Madrid.
Hal ini diungkapkan Allofs setelah menyaksikan sendiri kedahsyatan Ronaldo yang membuat Wolfsburg tersingkir dari perempat-final Liga Champions. Seperti diketahui, hat-trick Ronaldo ke gawang Wolfsburg di leg kedua, Rabu (13/4) dini hari WIB, membuat skor agregat berbalik 3-2 untuk kemenangan Madrid.
“Beberapa hari sebelumnya, saya sempat ditanyai oleh sebuah stasiun televisi Jerman terkait Messi dan Cristiano. Ya, keduanya adalah pemain yang luar biasa,” kata Allofs kepada AS.
“Dalam kasus ini, Anda harus melihat siapa pemain yang berada di sekeliling mereka. Messi memiliki Luis Suarez. Sedangkan Ronaldo bermain untuk dirinya sendiri, tetapi statistik golnya sungguh luar biasa sehingga membuat timnya selalu mendapat hasil baik. Itulah mengapa ia mampu mencetak begitu banyak gol,” ujarnya.
Berkat tiga golnya ke gawang Wolfsburg itu, Ronaldo mencatat dua rekor, yakni sebagai pemain pertama yang mengukir tiga kali hat-trick dalam satu musim di Liga Champions dan juga menjadi satu-satunya pemain Liga Champions yang mampu dua kali mencetak lebih dari 15 gol dalam semusim.
Di Liga Champions musim ini, Ronaldo telah mengoleksi 16 gol sehingga berpeluang mengalahkan dirinya sendiri, yaitu rekor 17 gol yang dibukukan pada musim 2013/14 lalu.
Cristiano Ronaldo menyuguhkan performa luar biasa dengan mengemas hat-tricksekaligus meloloskan Real Madrid secara dramatis ke semi-final Liga Champions, Selasa (12/4) malam.
Los Merengues dalam posisi tertinggal 2-0 secara agregat dari VfL Wolfsburg pada leg pertama perempat-final. Kekalahan mengejutkan itu membawa Madrid dalam posisi genting meski leg kedua digelar di Stadion Santiago Bernabeu. Pasukan Zinedine Zidane dituntut mencetak gol secepat mungkin agar defisit kekalahan sirna.
Itulah yang terjadi pada 17 menit pertama pertandingan. Ronaldo langsung melesakkan dua gol sekaligus hanya dalam selang waktu 86 detik. Gol pertama disarangkan dari jarak dekat setelah memanfaatkan umpan silang Dani Carvajal pada menit ke-16. Sejenak kemudian, kedudukan agregat seimbang berkat gol sundulan Ronaldo menyambut tendangan penjuru Toni Kroos.
Kepercayaan diri para pemain Madrid pulih. Wolfsburg hanya bisa sesekali mengancam gawang Keylor Navas. Apalagi gelandang kreatif mereka, Julian Draxler, terpaksa ditarik sebelum babak pertama berakhir karena mengalami cedera.
Pada menit ke-77, publik Bernabeu akhirnya bersorak lega meluapkan kegembiraan. Ronaldo mencetak hat-trick! Kali ini gol disarangkan melalui salah satu spesialisasi sang megabintang, yaitu tendangan bebas. Dari jarak 20 meter bola meluncur deras tanpa dapat dicegah Diego Benaglio.
Kemenangan 3-0 atas Wolfsburg membuktikan ucapan Ronaldo sebelum pertandingan yang mengatakan bahwa pertandingan di Bernabeu akan menjadi malam keajaiban.
"Ini akan menjadi malam ajaib dan saya sudah tidak sabar. Tim percaya diri, pelatih optimistis dan suporter juga harus demikian. Tengah pekan akan menjadi malam yang ajaib," tukasnya sambil menyeru meminta dukungan fans Madrid melalui laman resmi klub.
Janji itu terbukti. Tak hanya menang dan menjadi pahlawan, Ronaldo bahkan sukses memecahkan sejumlah rekor. Hat-trick ini membawanya menjadi pemain pertama yang mengukir tiga kali hat-trick dalam satu musim di Liga Champions. Pemain internasional Portugal ini secara akumulatif telah mengumpulkan lima hat-trick sepanjang partisipasi di Liga Champions. Gol tendangan bebas yang dibuatnya adalah yang ke-11 di ajang yang sama.
Lalu, total Ronaldo telah mengoleksi 93 gol Liga Champions - terbanyak sepanjang sejarah! Itu dilakukannya dalam 125 penampilan. Jumlah penampilan ini menyejajarkan Ronaldo dengan Clarence Seedorf sebagai pemegang rekor penampilan terbanyak kelima.
Musim ini, Ronaldo mencetak 16 gol. Dia menjadi satu-satunya pemain Liga Champions yang mampu dua kali mencetak lebih dari 15 gol dalam semusim. Kini, Ronaldo berpeluang mengalahkan dirinya sendiri. Rekor gol terbanyak dalam semusim, yaitu 17 gol, dibukukan olehnya musim 2013/14 lalu.
Sergio Ramos memberi Ronaldo pujian usai pertandingan. "Untuk mereka yang meragukan Ronaldo, ia kembali tampil membuktikan diri. Kami membutuhkannya. Ronaldo pantas menjadi pahlawan di malam yang magis ini. Ia memberikan segalanya. Ia nomor satu," tukas sang kapten.
Tak terbantahkan lagi, seperti yang disaksikan para penggemar sepakbola di berbagai penjuru dunia, malam magis di Santiago Bernabeu menjadi milik Ronaldo!
#CRISTIANORONALDO #REALMADRID #MADRIDISTA #MADRIDISTAS #HALAMADRID







Tidak ada komentar:
Posting Komentar